Hasil pencarian
Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.
Pencarian lanjut AND / OR / NOT
BUKU KURIKULUM 2022
Analisis Kinerja Sepeda Motor Listrik
Pedoman Penulisan Skripsi
Financing of the Agricultural Business by Sharia Bank
This book explains the relationship between Islamic bank financing in agricultural businesses and farmer exchange rates in West Java Province. This book uses a quantitative approach using secondary data from Islamic banks and other reliable sources. The data used covers five years, i.e., 2017-2021. The results should lead to a better understanding of the impact of Islamic bank financing on agricultural businesses on farmers exchange rates in West Java province during the study period. In addition, this book aimed to determine the effect of the funding level, non-current finance (NPF), and BI rate variables on farmers' rates. This book is expected to help Islamic banks and local governments formulate more effective policies to increase farming financing and farmer exchange rates in West Java Province. In addition, this book can also contribute to the development of literature on agribusiness financing and the role of Islamic banks in the agricultural sector.
RESILIENSI PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN DALAM RELASI BERPACARAN PADA REMAJA DAN DEWASA AWAL
Kekerasan dalam relasi pacaran (Intimate Partner Violence/IPV) merupakan salah satu bentuk kekerasan yang paling umum dialami perempuan, termasuk pada masa remaja dan dewasa awal. Kedua fase perkembangan tersebut memiliki karakteristik psikososial yang berbeda, khususnya dalam pembentukan identitas diri dan relasi intim, sehingga berpotensi mempengaruhi cara individu menghadapi pengalaman kekerasan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman resiliensi perempuan korban IPV pada kelompok usia tersebut serta mengidentifikasi faktor faktor yang mendukung proses ketahanan psikologis individu. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif fenomenologi, dengan wawancara mendalam terhadap empat partisipan perempuan korban kekerasan dalam relasi pacaran, yang terdiri dari dua partisipan kelompok usia remaja dan dua partisipan kelompok usia dewasa, dipilih sesuai kriteria penelitian. Analisis data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak Nvivo 12 Pro melalui tahapan pengelolaan data, pengodean, visualisasi, dan verifikasi temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipan mengalami siklus kekerasan yang berulang dalam hubungan intim. Partisipan menunjukkan kemampuan resiliensi yang tercermin dalam regulasi emosi, optimisme, keyakinan terhadap diri, serta upaya untuk membangun kembali kehidupan setelah keluar dari hubungan yang penuh kekerasan. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi dalam memahami pengalaman perempuan korban IPV, khususnya pada remaja dan dewasa awal.
PERBEDAAN STRES AKADEMIK ANTARA MAHASISWA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN (STUDI PADA MAHASISWA SEMESTER AKHIR PROGRAM SARJANA)
Perkembangan Membaca Siswa Kelas 1 Dengan Metode Fonik Sebagai Media Pembelajaran di SDIT Nurul Hikmah Tanjung Palas Tengah Provinsi Kalimantan Utara.
Hubungan Antara Stres Akademik dan Prokrastinasi pada Mahasiswa Tingkat Akhir Fakultas Hukum di Universitas Mulawarman
PENGARUH KEDEKATAN AYAH DAN SELF-EFFICACY TERHADAP MOTIVASI BELAJAR ANAK PADA SISWA SMA 2 PURWOKERTO
Hubungan Kualitas Tidur Dengan Tingkat Kecemasan Pada Orang Dewasa
Hubungan Kualitas Tidur dengan Tingkat Kecemasan pada Orang Dewasa Kualitas tidur ialah salah satu aspek berarti dalam melindungi kesehatan raga ataupun mental. Riset ini bertujuan untuk mengenali ikatan antara mutu tidur dengan tingkatan kecemasan pada orang dewasa. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif serta mengaitkan 153 responden yang diseleksi bersumber pada kriteria inklusi. Instrumen yang dipakai mencakup Pittsburgh Sleep Quality Index( PSQI) memperhitungkan mutu tidur serta Hamilton Anxiety Rating Scale( HARS) untuk mengukur tingkatan kecemasan. Analisis informasi dicoba memakai uji korelasi Spearman’ s rho Hasil penelitian mengindikasikan bahwa 63,4% responden memiliki kualitas tidur yang buruk dan 37,3% responden berada pada tingkat kecemasan sedang. Uji Spearman’s rho menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara kualitas tidur dengan tingkat kecemasan (r = 0,480; p 0,001). Hal ini berarti semakin buruk kualitas tidur seseorang, semakin tinggi tingkat kecemasan yang dialami. Penelitian ini menegaskan bahwasanya kualitas tidur mempunyai peranan penting untuk kesehatan mental orang dewasa. Upaya peningkatan kualitas tidur dapat menjadi langkah preventif untuk menurunkan risiko kecemasan. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengeksplorasi variabel tambahan yang berkontribusi pada hubungan ini.
PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP KEMAMPUAN AKADEMIK SISWA SMK AL MUBAAROK REMBANG
Pengaruh Isyarat Ego dan Resiliensi Emosi Terhadap Perilaku Etis dan Efikasi Diri Advokat dalam Penanganan Perkara Pidana
Penerimaan Diri Orang Tua Yang Memiliki Anak Dengan Autisme
Orang tua yang memiliki anak dengan autisme sering menghadapi berbagai tekanan psikologis yang memengaruhi proses penerimaan diri terhadap kondisi anak. Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses penerimaan diri orang tua yang memiliki anak dengan autisme. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Partisipan dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dan data dikumpulkan melalui wawancara mendalam. Analisis data dilakukan melalui proses coding dan menemukan tema. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan diri orang tua merupakan proses bertahap yang diawali dengan penolakan dan emosi negatif, hingga akhirnya mencapai penerimaan. Proses ini dipengaruhi oleh dukungan keluarga, pasangan, lingkungan sosial, komunitas, serta pengalaman spiritual. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi peneliti selanjutnya dalam mengkaji penerimaan diri orang tua dengan anak berkebutuhan khusus.
PENGARUH KECANDUAN GADGET TERHADAP GANGGUAN KECEMASAN PADA SISWA USIA 13- 15 TAHUN DI SMPN 3 TEBELIAN, SINTANG, KALIMANTAN BARAT
IMPLEMENTASI KOPING STRATEGI PADA PEREMPUAN DISABILITAS (ACQUIRED DISABILITY) DI SEMARANG, JAWA TENGAH
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi coping strategi pada perempuan dengan disabilitas (acquired disability) di Kota Semarang. Dalam penelitian ini, coping strategi dipahami sebagai upaya individu dalam mengelola tekanan psikologis, menyesuaikan diri terhadap perubahan kondisi fisik, serta mempertahankan kesejahteraan psikologis setelah mengalami disabilitas yang diperoleh. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Sumber data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tiga perempuan penyandang disabilitas yang mengalami disabilitas setelah usia remaja, serta observasi terhadap perilaku, kondisi emosional, dan interaksi sosial subjek di lingkungan tempat tinggal masing-masing, serta dokumentasi terkait pengalaman hidup dan proses penyesuaian diri subjek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga subjek menggunakan berbagai bentuk coping strategi, seperti problem focused coping, emotion focused coping, dukungan sosial, serta religious coping dalam menghadapi perubahan kondisi fisik dan psikologis yang dialami. Hal ini memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan kemampuan penyesuaian diri, penerimaan diri, serta kesehatan mental subjek dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Selain itu, peran keluarga, lingkungan sosial, dan keyakinan religius menjadi faktor penting dalam membantu subjek menghadapi tekanan psikologis dan membangun kembali rasa percaya diri setelah mengalami disabilitas.
HUBUNGAN ANTARA SELF-EFFICACY DAN DISIPLIN KERJA GURU SDITA eL MAKMUR BOGOR
Pengaruh Resiliensi Akademik Terhadap Stress Akademik Mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika Universitas Nusa Cendana Kupang
Pengaruh Resiliensi Akademik Terhadap Stress Akademik Mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika Universitas Nusa Cendana Kupang
IMPLEMENTASI KOPING STRATEGI PADA PEREMPUAN DISABILITAS (ACQUIRED DISABILITY) DI SEMARANG, JAWA TENGAH
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi coping strategi pada perempuan dengan disabilitas (acquired disability) di Kota Semarang. Dalam penelitian ini, coping strategi dipahami sebagai upaya individu dalam mengelola tekanan psikologis, menyesuaikan diri terhadap perubahan kondisi fisik, serta mempertahankan kesejahteraan psikologis setelah mengalami disabilitas yang diperoleh. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Sumber data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tiga perempuan penyandang disabilitas yang mengalami disabilitas setelah usia remaja, serta observasi terhadap perilaku, kondisi emosional, dan interaksi sosial subjek di lingkungan tempat tinggal masing-masing, serta dokumentasi terkait pengalaman hidup dan proses penyesuaian diri subjek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga subjek menggunakan berbagai bentuk coping strategi, seperti problem focused coping, emotion focused coping, dukungan sosial, serta religious coping dalam menghadapi perubahan kondisi fisik dan psikologis yang dialami. Hal ini memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan kemampuan penyesuaian diri, penerimaan diri, serta kesehatan mental subjek dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Selain itu, peran keluarga, lingkungan sosial, dan keyakinan religius menjadi faktor penting dalam membantu subjek menghadapi tekanan psikologis dan membangun kembali rasa percaya diri setelah mengalami disabilitas.