BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Buku Konsep Dasar Psikologi Perkembangan Bayi, Balita dan Anak Pra Sekolah merupakan media pembelajaran yang digunakan mahasiswi untuk membantu jalannya proses perkuliahan sejak awal semester sampai akhir semester. Buku ini diimplementasikan dari kurikulum kesehatan yang terbaru sehingga ilmu yang disajikan dalam buku ini dapat menjadi rujukan yang tepat untuk mahasiswi Kebidanan. Buku ini ditulis tim dosen yang ahli dibidangnya, kemudian melewati proses tinjauan (review) dan pengeditan (editing) yang cukup ketat hingga tangan panel expert dan proofreading. Harapan kami, buku ini dapat memperkaya pengetahuan mahasiswa terkait ilmu kesehatan dan kemampuan dalam menjawab latihan soal berbentuk kasus, sehingga dapat mengantarkan calon tenaga kesehatan yang sukses dan professional. Salam Cumlaude
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Kesehatan mental merupakan aspek krusial dalam kehidupan manusia yang sering kali terabaikan, padahal memiliki pengaruh besar terhadap kualitas hidup secara menyeluruh. Buku Bookchapter Kesehatan Mental ini hadir sebagai panduan ilmiah sekaligus praktis yang membahas tiga isu penting dalam dunia kesehatan mental yang relevan dengan dinamika kehidupan masa kini. Bab pertama, Pencegahan dan Intervensi Dini dalam Kesehatan Mental, menjelaskan pentingnya deteksi dini serta berbagai upaya preventif yang dapat dilakukan untuk meminimalisir risiko gangguan mental. Pendekatan ini menekankan bahwa penanganan kesehatan mental tidak selalu harus dimulai saat krisis terjadi, melainkan dapat dimulai jauh sebelum itu, melalui edukasi, lingkungan yang mendukung, dan kebijakan yang berpihak. Bab kedua, Stres dan Koping, mengulas secara mendalam mekanisme stres dari sudut pandang biologis dan psikologis, serta menyajikan berbagai strategi coping yang terbukti efektif dalam mengelola tekanan hidup. Dalam bab ini, pembaca diajak untuk memahami bahwa stres adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan, namun bisa dihadapi dengan cara yang sehat dan adaptif. Bab ketiga, Eating Disorder (Gangguan Makan), membahas fenomena gangguan makan yang semakin meningkat terutama pada usia remaja dan dewasa muda. Bab ini mengurai jenis-jenis eating disorder, faktor pemicunya, serta pendekatan penanganan yang berbasis psikologi dan intervensi medis.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Buku Kesehatan Mental ini memberikan panduan komprehensif untuk memahami dan menjaga keseimbangan mental di tengah kehidupan modern. Dimulai dengan pengenalan kesehatan mental, buku ini menjelaskan pentingnya kesadaran akan kondisi mental, termasuk praktik mindfulness dan meditasi yang efektif untuk mengatasi kecemasan. Dilengkapi dengan teknik manajemen stres dan emosi yang sesuai untuk remaja dan dewasa, buku ini menawarkan solusi praktis menghadapi tekanan hidup sehari-hari, serta membahas bagaimana stres dan emosi dapat dikelola dalam berbagai tahap kehidupan. Buku ini juga membahas tantangan kesehatan mental di era digital, termasuk dampak teknologi, media sosial, dan informasi digital terhadap kesejahteraan emosional. Bagian lain fokus pada penyembuhan trauma, dengan menekankan pentingnya dukungan sosial, terapi, dan proses pemulihan yang efektif untuk menghadapi pengalaman traumatis. Selain itu, peran keluarga dalam menjaga kesehatan mental remaja serta membangun resiliensi di era digital disoroti sebagai elemen penting. Buku ini sangat relevan bagi individu yang ingin menjaga kesehatan mental, memahami peran teknologi, dan membangun kekuatan emosional di tengah perubahan zaman yang dinamis.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Bekerja dapat menimbulkan gangguan kesehatan dan penyakit akibat kerja dapat dicegah, kedua hal ini merupakan fakta yang sudah disadari sejak jaman prasejarah, contohnya orang Mesir telah mengenal cadar untuk perlindungan respirasi saat menambang cinnabar, namun penyakit akibat kerja tetap ada hingga kini, bahkan trend global menunjukkan kejadian penyakit terkait kerja jauh lebih sering menimbulkan kematian dibandingkan kecelakaan akibat kerja. Berdasarkan data sebelumnya, Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) pada tahun 2018 memperkirakan bahwa 2,78 juta pekerja di dunia yang meninggal terkait dengan pekerjaannya, sekitar 2,4 juta (86,3%) dari kematian ini dikarenakan penyakit akibat kerja. Perbandingan ini konsisten dari tahun ke tahun, ILO mencatat pada tahun 2001 ada 2,03 juta kematian akibat penyakit terkait pekerjaan dan 351.000 akibat kecelakaan kerja; perbandingannya pada tahun 2003 adalah 1,95 juta dan 358.000, pada tahun 2008 tercatat 2,02 juta banding 321.000 (ILO, 2013). Pada tahun 2011 ILO mengemukakan kematian pekerja terkait dengan pekerjaannya, yang paling dominan adalah kanker akibat kerja (32%), disusul dengan penyakit jantung dan pembuluh darah (23%), kecelakaan dan kekerasan (18%) dan penyakit infeksi akibat kerja (17%). Di Indonesia, belum ada data penyakit akibat kerja yang komprehensif yang dapat diandalkan untuk tindakan pencegahan. Data kecelakaan akibat kerja dari BPJS-TK hanya menggambarkan sebagain kecil dari populasi pekerja yang terdata di BPJS-TK dan telah mengajukan permohonan klaim asuransi, hampir semuanya adalah kasus kecelakaan kerja, sedangkan kasus penyakit akibat kerja sampai dengan akhir 2018 hanya tercatat kurang dari 100 kasus. Anomali ini menunjukkan banyak kasus tidak dilaporkan. Negasi atas adanya penyakit akibat kerja, telah merugikan pekerja, selain hilang haknya atas kompensasi dan santunan, juga bersama pekerja lainnya kehilangan hak atas pekerjaan yang layak karena terdapat risiko kesehatan yang tidak dikendalikan akibat tidak teridentifikasinya hazard di tempat kerja dan dampak kesehatan yang diakibatkannya. Di samping itu, pemberi kerjapun dirugikan oleh banyaknya pekerja yang tidak sehat, namun tidak dikelola dengan benar karena faktor risikonya tidak dikendalikan, produktivitas pekerja rendah. Mata Kuliah Penyakit Akibat Kerja dan Surveilans ini dirancang untuk mahasiswa Program Studi Sarjana Keselamatan dan Kesehatan Kerja sebagai calon Profesional Kesehatan Kerja nonMedik, apabila dihadapkan pada permasalahan PAK, mahasiswa mampu mengorelasikan interaksi PAK dan pajanan hazard di tempat kerja dengan menggunakan konsep PAK dan surveilans kesehatan kerja, mampu menyusun rekomendasi cara promosi dan pencegahan PAK, serta tata cara pengelolaan klaim asuransi PAK secara etis dan professional. Dengan kemampuan ini, setelah lulus sebagai Sarjana Keselamatan dan Kesehatan Kerja, diharapkan mampu bekerja sama dengan tim kesehatan kerja baik di ranah penelitian maupun di lapangan, khususnya membantu deteksi dini dan penegakan diagnosis oleh dokter di fasilitas kesehatan pelayanan tingkat pertama maupun di fasilitas pelayanan rujukan tingkat lanjut dalam Sistem Kesehatan Nasional. Selain itu, buku ini juga dapat digunakan namun tidak terbatas bagi Profesional di bidang HSE (Keselamatan dan Kesehatan Kerja, dan Lingkungan), bagian HR atau HC (Human Resource atau Human Capital), dan serikat pekerja beserta anggotanya di lapangan dalam rangka pencegahan dan pengelolaan penyakit akibat kerja.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Bahan ajar ini disusun dengan tujuan menyediakan materi pembelajaran Anatomi dan Fisiologi Manusia. Materi dan tugas pembelajaran dikembangkan dengan prinsip-prinsip pendekatan saintifik yang secara terintegrasi mengembangkan kompetensi peserta didik. Anatomi adalah suatu ilmu yang mempelajari bagian dalam (internal) dan luar (eksternal) dari struktur tubuh dan hubungan fisiknya dengan bagian tubuh yang lainnya. Anemia merupakan penyakit kekurangan darah yang dapat terjadi karena infeksi kuman misalnya apabila terkena cacing tambang, atau dapat juga karena berkurangnya kadar Hb dalam darah.