BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Kekerasan dalam relasi pacaran (Intimate Partner Violence/IPV) merupakan salah satu bentuk kekerasan yang paling umum dialami perempuan, termasuk pada masa remaja dan dewasa awal. Kedua fase perkembangan tersebut memiliki karakteristik psikososial yang berbeda, khususnya dalam pembentukan identitas diri dan relasi intim, sehingga berpotensi mempengaruhi cara individu menghadapi pengalaman kekerasan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman resiliensi perempuan korban IPV pada kelompok usia tersebut serta mengidentifikasi faktor faktor yang mendukung proses ketahanan psikologis individu. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif fenomenologi, dengan wawancara mendalam terhadap empat partisipan perempuan korban kekerasan dalam relasi pacaran, yang terdiri dari dua partisipan kelompok usia remaja dan dua partisipan kelompok usia dewasa, dipilih sesuai kriteria penelitian. Analisis data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak Nvivo 12 Pro melalui tahapan pengelolaan data, pengodean, visualisasi, dan verifikasi temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipan mengalami siklus kekerasan yang berulang dalam hubungan intim. Partisipan menunjukkan kemampuan resiliensi yang tercermin dalam regulasi emosi, optimisme, keyakinan terhadap diri, serta upaya untuk membangun kembali kehidupan setelah keluar dari hubungan yang penuh kekerasan. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi dalam memahami pengalaman perempuan korban IPV, khususnya pada remaja dan dewasa awal.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Hubungan Kualitas Tidur dengan Tingkat Kecemasan pada Orang Dewasa Kualitas tidur ialah salah satu aspek berarti dalam melindungi kesehatan raga ataupun mental. Riset ini bertujuan untuk mengenali ikatan antara mutu tidur dengan tingkatan kecemasan pada orang dewasa. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif serta mengaitkan 153 responden yang diseleksi bersumber pada kriteria inklusi. Instrumen yang dipakai mencakup Pittsburgh Sleep Quality Index( PSQI) memperhitungkan mutu tidur serta Hamilton Anxiety Rating Scale( HARS) untuk mengukur tingkatan kecemasan. Analisis informasi dicoba memakai uji korelasi Spearman’ s rho Hasil penelitian mengindikasikan bahwa 63,4% responden memiliki kualitas tidur yang buruk dan 37,3% responden berada pada tingkat kecemasan sedang. Uji Spearman’s rho menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara kualitas tidur dengan tingkat kecemasan (r = 0,480; p 0,001). Hal ini berarti semakin buruk kualitas tidur seseorang, semakin tinggi tingkat kecemasan yang dialami. Penelitian ini menegaskan bahwasanya kualitas tidur mempunyai peranan penting untuk kesehatan mental orang dewasa. Upaya peningkatan kualitas tidur dapat menjadi langkah preventif untuk menurunkan risiko kecemasan. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengeksplorasi variabel tambahan yang berkontribusi pada hubungan ini.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Orang tua yang memiliki anak dengan autisme sering menghadapi berbagai tekanan psikologis yang memengaruhi proses penerimaan diri terhadap kondisi anak. Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses penerimaan diri orang tua yang memiliki anak dengan autisme. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Partisipan dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dan data dikumpulkan melalui wawancara mendalam. Analisis data dilakukan melalui proses coding dan menemukan tema. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan diri orang tua merupakan proses bertahap yang diawali dengan penolakan dan emosi negatif, hingga akhirnya mencapai penerimaan. Proses ini dipengaruhi oleh dukungan keluarga, pasangan, lingkungan sosial, komunitas, serta pengalaman spiritual. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi peneliti selanjutnya dalam mengkaji penerimaan diri orang tua dengan anak berkebutuhan khusus.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi coping strategi pada perempuan dengan disabilitas (acquired disability) di Kota Semarang. Dalam penelitian ini, coping strategi dipahami sebagai upaya individu dalam mengelola tekanan psikologis, menyesuaikan diri terhadap perubahan kondisi fisik, serta mempertahankan kesejahteraan psikologis setelah mengalami disabilitas yang diperoleh. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Sumber data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tiga perempuan penyandang disabilitas yang mengalami disabilitas setelah usia remaja, serta observasi terhadap perilaku, kondisi emosional, dan interaksi sosial subjek di lingkungan tempat tinggal masing-masing, serta dokumentasi terkait pengalaman hidup dan proses penyesuaian diri subjek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga subjek menggunakan berbagai bentuk coping strategi, seperti problem focused coping, emotion focused coping, dukungan sosial, serta religious coping dalam menghadapi perubahan kondisi fisik dan psikologis yang dialami. Hal ini memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan kemampuan penyesuaian diri, penerimaan diri, serta kesehatan mental subjek dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Selain itu, peran keluarga, lingkungan sosial, dan keyakinan religius menjadi faktor penting dalam membantu subjek menghadapi tekanan psikologis dan membangun kembali rasa percaya diri setelah mengalami disabilitas.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi coping strategi pada perempuan dengan disabilitas (acquired disability) di Kota Semarang. Dalam penelitian ini, coping strategi dipahami sebagai upaya individu dalam mengelola tekanan psikologis, menyesuaikan diri terhadap perubahan kondisi fisik, serta mempertahankan kesejahteraan psikologis setelah mengalami disabilitas yang diperoleh. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Sumber data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tiga perempuan penyandang disabilitas yang mengalami disabilitas setelah usia remaja, serta observasi terhadap perilaku, kondisi emosional, dan interaksi sosial subjek di lingkungan tempat tinggal masing-masing, serta dokumentasi terkait pengalaman hidup dan proses penyesuaian diri subjek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga subjek menggunakan berbagai bentuk coping strategi, seperti problem focused coping, emotion focused coping, dukungan sosial, serta religious coping dalam menghadapi perubahan kondisi fisik dan psikologis yang dialami. Hal ini memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan kemampuan penyesuaian diri, penerimaan diri, serta kesehatan mental subjek dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Selain itu, peran keluarga, lingkungan sosial, dan keyakinan religius menjadi faktor penting dalam membantu subjek menghadapi tekanan psikologis dan membangun kembali rasa percaya diri setelah mengalami disabilitas.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Buku Pengantar Psikologi merupakan pengenalan komprehensif terhadap dasar-dasar ilmu psikologi yang mencakup sejarah perkembangan, teori-teori utama, serta aplikasinya dalam kehidupan nyata. Buku ini membahas perkembangan manusia dari bayi hingga dewasa, aspek kepribadian, proses berpikir, emosi, motivasi, hingga kesehatan mental. Dengan cakupan topik yang luas seperti psikologi pendidikan, sosial, hingga industri dan organisasi, buku ini menjadi referensi ideal bagi mahasiswa, pendidik, maupun pembaca umum yang ingin memahami perilaku manusia dalam berbagai konteks secara ilmiah dan aplikatif.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Buku Konsep Dasar Psikologi Perkembangan Bayi, Balita dan Anak Pra Sekolah merupakan media pembelajaran yang digunakan mahasiswi untuk membantu jalannya proses perkuliahan sejak awal semester sampai akhir semester. Buku ini diimplementasikan dari kurikulum kesehatan yang terbaru sehingga ilmu yang disajikan dalam buku ini dapat menjadi rujukan yang tepat untuk mahasiswi Kebidanan. Buku ini ditulis tim dosen yang ahli dibidangnya, kemudian melewati proses tinjauan (review) dan pengeditan (editing) yang cukup ketat hingga tangan panel expert dan proofreading. Harapan kami, buku ini dapat memperkaya pengetahuan mahasiswa terkait ilmu kesehatan dan kemampuan dalam menjawab latihan soal berbentuk kasus, sehingga dapat mengantarkan calon tenaga kesehatan yang sukses dan professional. Salam Cumlaude