BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Kesehatan Kerja adalah suatu kondisi kesehatan yang bertujuan agar masyarakat pekerja memperoleh derajat kesehatan setinggi-tingginya, baik jasmani,rohani maupun sosial, dengan usaha pencegahan dan pengobatan terhadap penyakit atau gangguan kesehatan yang disebabkan oleh pekerjaan dan lingkungan kerja maupun penyakit umum. Tujuan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan upaya untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan aman, sehingga dapat mengurangi probabilitas kecelakaan kerja/penyakit akibat kelalaian yang mengakibatkan demotivasi dan dan defisiensi produktivitas kerja. Kesehatan dan Keselamatan Kerja cukup penting bagi moral, legalitas, dan finansial pekerja. Semua organisasi memiliki kewajiban untuk memastikan bahwa pekerja dan orang lain yang terlibat tetap berada dalam kondisi aman sepanjang waktu. Pokok bahasan dalam buku “Kesehatan dan Keselamatan Kerja” ini mencakup: 1) Sejarah, Filosofi, Pengertian, dan Tujuan K3, 2) Dasar Hukum dan Peraturan tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja, 3) Persyaratan dan Standar Kesehatan Lingkungan Kerja, 4) Regulasi K3 serta Prinsip-prinsip Pencegahan Kecelakaan Kerja, 5) Lingkungan Kerja, 6) Fisiologi Kerja, 7) Bahan Beracun Berbahaya Dan Pengelolaan B3, 8) Alat Pelindung Diri K3, 9) Ergonomi dalam konsep K3, 10) Kecelakaan Akibat Kerja, 11) Penyakit Akibat Kecelakaan Kerja, 12) Manajemen Bahaya/Risiko K3, 13) Kebakaran dan Pemadam Kebakaran, 14) Perilaku Manusia Dalam Bekerja Dan Psikologi Dalam K3, 15) Penanganan dan Tindakan Pertolongan Kecelakaan Kerja, 16) Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Dengan adanya buku ini, diharapkan pembaca memahami konsep K3 serta mampu mengimplementasikan konsep K3 dalam semua bidang pekerjaan, serta membantu para pembaca dalam mengurangi risiko penyakit dan kecelakaan akibat kerja.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan elemen penting dalam dunia kerja modern. Setiap industri, baik yang bergerak di bidang konstruksi, manufaktur, transportasi, hingga pertanian, menghadapi risiko kecelakaan kerja dan dampak kesehatan yang mengancam keselamatan pekerja. Oleh karena itu, penerapan K3 yang efektif menjadi salah satu prioritas utama dalam upaya menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Bekerja dapat menimbulkan gangguan kesehatan dan penyakit akibat kerja dapat dicegah, kedua hal ini merupakan fakta yang sudah disadari sejak jaman prasejarah, contohnya orang Mesir telah mengenal cadar untuk perlindungan respirasi saat menambang cinnabar, namun penyakit akibat kerja tetap ada hingga kini, bahkan trend global menunjukkan kejadian penyakit terkait kerja jauh lebih sering menimbulkan kematian dibandingkan kecelakaan akibat kerja. Berdasarkan data sebelumnya, Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) pada tahun 2018 memperkirakan bahwa 2,78 juta pekerja di dunia yang meninggal terkait dengan pekerjaannya, sekitar 2,4 juta (86,3%) dari kematian ini dikarenakan penyakit akibat kerja. Perbandingan ini konsisten dari tahun ke tahun, ILO mencatat pada tahun 2001 ada 2,03 juta kematian akibat penyakit terkait pekerjaan dan 351.000 akibat kecelakaan kerja; perbandingannya pada tahun 2003 adalah 1,95 juta dan 358.000, pada tahun 2008 tercatat 2,02 juta banding 321.000 (ILO, 2013). Pada tahun 2011 ILO mengemukakan kematian pekerja terkait dengan pekerjaannya, yang paling dominan adalah kanker akibat kerja (32%), disusul dengan penyakit jantung dan pembuluh darah (23%), kecelakaan dan kekerasan (18%) dan penyakit infeksi akibat kerja (17%). Di Indonesia, belum ada data penyakit akibat kerja yang komprehensif yang dapat diandalkan untuk tindakan pencegahan. Data kecelakaan akibat kerja dari BPJS-TK hanya menggambarkan sebagain kecil dari populasi pekerja yang terdata di BPJS-TK dan telah mengajukan permohonan klaim asuransi, hampir semuanya adalah kasus kecelakaan kerja, sedangkan kasus penyakit akibat kerja sampai dengan akhir 2018 hanya tercatat kurang dari 100 kasus. Anomali ini menunjukkan banyak kasus tidak dilaporkan. Negasi atas adanya penyakit akibat kerja, telah merugikan pekerja, selain hilang haknya atas kompensasi dan santunan, juga bersama pekerja lainnya kehilangan hak atas pekerjaan yang layak karena terdapat risiko kesehatan yang tidak dikendalikan akibat tidak teridentifikasinya hazard di tempat kerja dan dampak kesehatan yang diakibatkannya. Di samping itu, pemberi kerjapun dirugikan oleh banyaknya pekerja yang tidak sehat, namun tidak dikelola dengan benar karena faktor risikonya tidak dikendalikan, produktivitas pekerja rendah. Mata Kuliah Penyakit Akibat Kerja dan Surveilans ini dirancang untuk mahasiswa Program Studi Sarjana Keselamatan dan Kesehatan Kerja sebagai calon Profesional Kesehatan Kerja nonMedik, apabila dihadapkan pada permasalahan PAK, mahasiswa mampu mengorelasikan interaksi PAK dan pajanan hazard di tempat kerja dengan menggunakan konsep PAK dan surveilans kesehatan kerja, mampu menyusun rekomendasi cara promosi dan pencegahan PAK, serta tata cara pengelolaan klaim asuransi PAK secara etis dan professional. Dengan kemampuan ini, setelah lulus sebagai Sarjana Keselamatan dan Kesehatan Kerja, diharapkan mampu bekerja sama dengan tim kesehatan kerja baik di ranah penelitian maupun di lapangan, khususnya membantu deteksi dini dan penegakan diagnosis oleh dokter di fasilitas kesehatan pelayanan tingkat pertama maupun di fasilitas pelayanan rujukan tingkat lanjut dalam Sistem Kesehatan Nasional. Selain itu, buku ini juga dapat digunakan namun tidak terbatas bagi Profesional di bidang HSE (Keselamatan dan Kesehatan Kerja, dan Lingkungan), bagian HR atau HC (Human Resource atau Human Capital), dan serikat pekerja beserta anggotanya di lapangan dalam rangka pencegahan dan pengelolaan penyakit akibat kerja.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
BAB 1 KONSEP KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) ............................................................ 1 A. Definisi K3 ........................................................ 1 B. Tujuan dan Manfaat K3 .................................... 2 C. Peraturan Perundang-Undangan tentang K3 ...... 5 D. Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) ................................................... 10 BAB 2 KECELAKAAN KERJA .......................................... 17 A. Kecelakaan Kerja .............................................. 17 B. Beban Kerja ...................................................... 19 C. Lingkungan Kerja.............................................. 20 D. Penyebab Kecelakaan Kerja .............................. 21 E. Pencegahan Kecelakaan Kerja ........................... 25 BAB 3 PENYAKIT AKIBAT KERJA (PAK) ........................ 31 A. Pengertian Penyakit Akibat Kerja ...................... 31 B. Penyebab Penyakit Akibat Kerja ........................ 32 C. Macam-Macam Penyakit Akibat Kerja .............. 33 D. Pencegahan Penyakit Akibat Kerja..................... 38 BAB 4 ALAT PELINDUNG DIRI (APD) ........................... 41 A. Pengertian Alat Pelindung Diri .......................... 41 B. Jenis dan Fungsi Alat Pelindung Diri ................. 41 C. Syarat-Syarat Alat Pelindung Diri ...................... 44 BAB 5 PERSONAL HYGIENE .......................................... 47 A. Pengertian Personal Hygiene .............................. 47 B. Tujuan Perawatan Personal Hygiene .................. 48 C. Faktor yang Memengaruhi Personal Hygiene .... 48 D. Macam-Macam Personal Hygiene ..................... 50 E. Manfaat Perawatan Personal Hygiene................ 55 F. Dampak Kurangnya Personal Hygiene ............... 56 BAB 6 GAMBARAN UMUM INDUSTRI GULA RAKYAT ................................................................. 59 A. Pengangkutan Tebu ........................................... 62 B. Penggilingan Tebu.............................................. 62 C. Pemasakan Air Nira .......................................... 63 D. Pembuatan Gula Merah .................................... 63 E. Pengemasan dan Distribusi Produk ................... 64 BAB 7 HASIL ANALISIS HAZARD ................................. 65 A. Hasil Kuesioner ................................................ 67 B. Hasil Pengamatan.............................................. 73 BAB 8 PRAKTIK OCP INDUSTRI GULA RAKYAT PABRIK GULA PT SUBUR TULUNGAGUNG ..... 75 A. Penyusunan Modul............................................ 75 B. Koordinasi ........................................................ 76 C. Pembuatan Machine Barrier dan Shower Room.. 77 D. Sosialisasi .......................................................... 79 E. Monitoring dan Evaluasi ................................... 82 DAFTAR PUSTAKA ............................................................. 85
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Health and work safety in Indonesia; volume commemorating the 38th anniversary of Rumah Sakit Persahabatan.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
keselamatan dan kesehatan kerja diartikan sebagai suatu konsep dan usaha yang bertujuan untuk menjamin integritas dan keberlanjutan: baik bagi tenaga kerja maupun manusia secara umum, baik secara fisik maupun mental. Hal ini bertujuan untuk mencapai masyarakat yang adil, sejahtera, dan makmur melalui hasil karya dan warisan budaya. Dalam perspektif keilmuan, keselamatan dan kesehatan kerja diartikan sebagai suatu ilmu pengetahuan dan implementasinya dalam usaha mencegah berbagai risiko seperti kecelakaan, kebakaran, peledakan, pencemaran, penyakit, dan sebagainya.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Bekerja merupakan salah satu hak warga negara Indonesia yang diatur di dalam Undang-Undang Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Negara memberikan jaminan kepada setiap warga negaranya untuk mendapatkan perlindungan serta kenyamanan dalam melakukan pekerjaannya. Perlindungan dalam bekerja sangat beragam, di antaranya tidak adanya tindakan diskriminasi, perlindungan keselamatan dan kesehatan pekerja, serta terpenuhinya hak-hak para pekerja. Tiap negara tentu memiliki aturan sendiri-sendiri terkait dengan jaminan keselamatan kerja dan kesehatan kerja bagi pekerja proyek konstruksi seperti di Indonesia dan Malaysia misalnya. Indonesia memiliki Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, dan Malaysia memiliki Laws of Malaysia: Occupational Safety and Health Act 1994 atau Undang-Undang Keselamatan dan Kesehatan Kerja 1994 dan Factory and Machinery Act 1967 atau Undang-Undang Pabrik dan Mesin 1967. Bagaimana persamaan dan berbedaan regulasi tersebut, itulah yang akan dibahas dalam buku ini.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Materi dalam buku ini telah disesuaikan dengan Propram Pembelajaran (PP) dan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Fakultas Teknik. Secara garis besar buku ini, membahas tentang bagaimana meminimasi masalah kecelakaan kerja dengan menggunakan Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan. Serta metode apa saja yang dapat digunakan untuk membantu menyelesaikan permasalahan. Buku ini dapat dipergunakan oleh mahasiswa jurusan teknik industri untuk lebih memahami tentang mata kuliah Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan yang merupakan mata kuliah wajib pada jurusan Teknik Industri. Dengan selesainya buku ajar ini, tak lupa kami ucapkan terimakasih kepada Dekan Fakultas Teknik atas semua fasilitas yang telah disediakan demi kelancaran buku ajar ini. Terima kasih rekanrekan dosen jurusan Teknik Industri atas bantuan dan kerjasamanya. Terima kasih kepada teman-teman praktisi K3 atas masukan yang diberikan. Besar harapan kami semoga buku ajar ini dapat bermanfaat, serta demi penyempurnaan buku ajar ini kami mohon saran dan kritik dari para pembaca.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Buku Dasar-Dasar Keselamatan dan Kesehatan Kerja bagi Mahasiswa Kesehatan Masyarakat mengkaji tentang konsep-konsep dasar keselamatan kerja mulai dari perkembangan ilmu keselamatan dan kesehatan kerja sampai dengan upaya keselamatan dan kesehatan kerja. Buku ini ditujukan bagi mahasiswa agar lebih mudah dalam memahami dalam mempelajari ilmu keselamatan dan kesehatan kerja. Pokok bahasan dalam buku ini meliputi konsep dasar serta ruang lingkup keselamatan dan kesehatan kerja, higiene lingkungan kerja, ergonomi, penyakit akibat kerja, kecelakaan kerja, serta manajemen K3.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Buku ini merupakan edisi revisi buku Statistika 2 lalu yang diterbitkan pada tahun 2012, yang dilengkapi dengan contoh-contoh maupun latihan-latihan soal, sehingga diharapkan buku ini dapat membantu mahasiswa agar mudah memahami dan menerapkan konsep dasar Statistika 2. Namun kami juga menyadari bahwa penyusunan buku ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, dengan segala kerendahan hati, kami mohon kritik maupun saran yang sifatnya membangun untuk kesempurnaan buku ini.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Performance audit on public sector in Indonesia.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
This book explains the relationship between Islamic bank financing in agricultural businesses and farmer exchange rates in West Java Province. This book uses a quantitative approach using secondary data from Islamic banks and other reliable sources. The data used covers five years, i.e., 2017-2021. The results should lead to a better understanding of the impact of Islamic bank financing on agricultural businesses on farmers exchange rates in West Java province during the study period. In addition, this book aimed to determine the effect of the funding level, non-current finance (NPF), and BI rate variables on farmers rates. This book is expected to help Islamic banks and local governments formulate more effective policies to increase farming financing and farmer exchange rates in West Java Province. In addition, this book can also contribute to the development of literature on agribusiness financing and the role of Islamic banks in the agricultural sector.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Anatomi dan fisiologi manusia adalah ilmu yang mempelajari urai tubuh beserta fungsinya. Manfaat mempelajari anatomi dan fisiologi adalah agar kita mengetahui bentuk, letak, dan fungsi setiap organ tubuh manusia serta memahami bagaimana tubuh bekerja, merespons sesuatu dan cara tubuh beradaptasi dengan lingkungan. Penyusunan buku ajar ini bertujuan untuk membantu mahasiswa program studi biologi dan serumpun bidang lainnya dalam mengikuti pembelajaran. Selain itu, buku ajar ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan motivasi dan menumbuhkan kesadaran bahwa belajar merupakan kebutuhan hidup di tengah pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dewasa ini. Dengan memiliki pengetahuan di bidang anatomi dan fisiologi yang mumpuni, mahasiswa akan eksis dalam mengikuti perkembangan masyarakat global. Ilmu Anatomi dan Fisiologi Manusia banyak memberikan kontribusi bagi kehidupan manusia, juga memiliki hubungan dengan bidang ilmu lainnya dan saling mendukung serta melengkapi, misalnya dengan bidang ilmu kedokteran, kesehatan, genetika dan psikologi. Dalam Buku Ajar Anatomi Fisiologi Manusia ini disajikan pokok-pokok bahasan antara lain adalah tubuh manusia sebagai satu kesatuan, sistem alat gerak, sistem indera, sistem pencernaan, sistem pernapasan, sistem sirkulasi, sistem ekskresi, sistem reproduksi, sistem saraf dan sistem endokrin pada manusia.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Buku "ANFISMAN" adalah sebuah karya ilmiah yang mengupas secara komprehensif anatomi dan fisiologi tubuh manusia. Mulai dari Pendahuluan Anfisman hingga berbagai sistem penting seperti Integumen, Jaringan dan Struktur Tulang, serta Otot, buku ini memberikan pemahaman mendalam mengenai kompleksitas tubuh manusia. Pembaca akan memahami pentingnya kulit sebagai pelindung utama, struktur tulang yang mendukung tubuh, dan beragam fungsi otot dalam gerakan tubuh. Sistem vital seperti Pernafasan, Pencernaan, Indra, serta Pembuluh Darah dan Jantung, dijelaskan dengan jelas. Fisiologi Sistem Syaraf dan Syaraf Otonom mengungkapkan bagaimana tubuh berkomunikasi dan beradaptasi terhadap rangsangan. Sistem Endokrin membahas peran kelenjar endokrin dan hormon dalam mengatur proses metabolik dan fisiologis. Terakhir, Sistem Pekemihan menjelaskan fungsi penting ginjal dalam menyaring limbah dan menjaga keseimbangan cairan tubuh. Buku ini menyediakan panduan lengkap bagi mahasiswa, praktisi medis, dan pembaca yang ingin memahami lebih dalam tentang tubuh manusia. Disajikan dengan ilustrasi yang jelas, "ANFISMAN" adalah sumber informasi yang akurat dan mutakhir mengenai sistem tubuh manusia.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Anatomi dan fisiologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang nama-nama bagian tubuh manusia beserta fungsinya. Tubuh manusia sendiri atas berbagai tingkatan organisasi yang memiliki fungsi saling berkaitan dan kompleks. Fungsi tubuh manusiaa yang kompleks ini dapat berjalan dengan baik dengan adanya struktur organ yang mendukung, sistem pengaturan homeostasis, serta tersedianya zat-zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menjalankan fungsinya. Lebih lanjut, pengetahuan tentang anatomi dan fisiologi ini menjadi dasar bagi ahli gizi baik untuk memahami istilah-istilah medis serta memahami kebutuhan zat gizi untuk menunjang fungsi-fungsi tubuh manusia secara detail dan spesifik. Anatomi dan fisiologi merupakan dua cabang ilmu yang sangat luaas. Setiap tenaga kesehatan memiliki batas kedalaman penguasaan yang berbeda-beda pada dua ilmu ini, sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan pada masing-masing profesi kesehatan. Buku ini hadir dengan penyesuaian konteks kebutuhan kompetensi calon ahli gizi dengan tujuan agar mereka mampu memahami dengan lebih mudah ilmu anatomi dan fisiologi sesuai dengan kompetensinya. Dengan kata lain, buku ini sangat penting bagi mahasiswa, dosen, praktisi, dan peminat ilmu gizi. Penggabungan pembahasan anatomi dan fisiologi yang diuraikan rinci dalam buku ini sangat kontributif bagi para praktisi, calon praktisi, dan sebagainya. Maka, kepada semua pembaca diucapkan selamat membaca dan menikmati.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Bahan ajar ini disusun dengan tujuan menyediakan materi pembelajaran Anatomi dan Fisiologi Manusia. Materi dan tugas pembelajaran dikembangkan dengan prinsip-prinsip pendekatan saintifik yang secara terintegrasi mengembangkan kompetensi peserta didik. Anatomi adalah suatu ilmu yang mempelajari bagian dalam (internal) dan luar (eksternal) dari struktur tubuh dan hubungan fisiknya dengan bagian tubuh yang lainnya. Anemia merupakan penyakit kekurangan darah yang dapat terjadi karena infeksi kuman misalnya apabila terkena cacing tambang, atau dapat juga karena berkurangnya kadar Hb dalam darah.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Buku ini disusun untuk membantu para mahasiswa pendidikan biologi pada khususnya dan pembaca pada umumnya dalam memahami konsep dasar teoritis mengenai anatomi fisiologi pada manusia. Anatomi fisiologi manusia merupakan ilmu yang mempelajari tentang jaringan pada manusia, organ bahkan sifat dan keberlangsungan sel-sel pada tubuh manusia, yang hingga saat ini dinilai masih terbatas pada konsep dasar. Selain itu, buku ini dapat membantu mahasiswa S1 biologi untuk mempersiapkan diri dalam perkuliahan maupun studi pustaka yang terkait. Penjelasan pada buku ini diawali dengan homoestasis pada sel dan bagian-bagiannya, sampai pada sistem organ dan organ serta reseptor dan mekanisme hipotalamus mensekresikan hormone pada sel target secara umum. Agar mahasiswa lebih jelas memahami kejadian dan faktor pelepasan aksi biologis telah dijelaskan secara khusus dalam buku ini. Penulis berharap buku ini dapat bermanfaat bagi para mahasiswa dan pembaca pada umumnya dalam meningkatkan pemahaman mengenai anatomi fisiologi pada manusia.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
"Pancasila adalah pandangan hidup bangsa Indonesia dan dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia, jadi sangat ideal apabila warga negara Indonesia memahami Pancasila, lalu mempraktikkannya dalam kehidupan pribadi, kehidupan bermasyarakat, maupun dalam dunia kerja. Proses pembelajaran pendidikan Pancasila pada dasarnya dilakukan secara berkelanjutan dari pendidikan dasar, menengah, sampai tinggi. Pada tingkat pendidikan tinggi, hal tersebut diperkuat oleh UU Pendidikan Tinggi No. 12/2012 tanggal 10 Agustus 2012 Pasar 35 ayat(3) yang menyebutkan bahwa kurikulum pendidikan tinggi tidak hanya wajib memuat mata kuliah Agama, Kewarganegaraan, dan Bahasa Indonesia, tetapi juga Pancasila. Buku ini memaparkan antara lain proses pertumbuhan nilai-nilai budaya bangsa hingga perumusan rancangan dasar negara secara runtut dan komprehensif, implementasi Pembukaan dan Pancasila dalam UUD 1945, kontroversi tentang penggali dan lahirnya Pancasila untuk menghindari kesalahan persepsi, dan dinamika kehidupan bernegara sejak Proklamasi hingga dewasa ini. Sebagai salah satu rujukan bagi mahasiswa maupun dosen mata kuliah Pancasila, buku ini dilengkapi dengan standar kompetensi pendidikan Pancasila, di mana tiap bab menyertakan kompetensi dasar serta indikator pencapaiannya."