Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran keluarga dalam membentuk perilaku moral remaja di Kelurahan Sindang Rasa, Bogor Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif yang menguji hubungan antara peran keluarga dan perilaku moral remaja. Data dikumpulkan melalui angket yang diberikan kepada 53 responden berusia 13 hingga 18 tahun yang merupakan rentang usia remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran keluarga memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap pembentukan perilaku moral remaja. Pola pengasuhan yang baik, komunikasi yang efektif, dan pengawasan dari orang tua berkontribusi signifikan terhadap perkembangan moral remaja. Hasil uji regresi linear sederhana menunjukkan bahwa peran keluarga (X) berpengaruh positif terhadap perilaku moral remaja (Y), dengan koefisien regresi 0.679 yang berarti setiap peningkatan satu unit dalam peran keluarga akan meningkatkan perilaku moral remaja sebesar 0.679. Secara keseluruhan, peran keluarga menjelaskan 53,1% variasi dalam perilaku moral remaja yang menunjukkan bahwa meskipun faktor lain, seperti teman sebaya dan lingkungan sosial, juga berpengaruh, keluarga tetap menjadi faktor utama yang membentuk perilaku moral remaja.