Abstrak
Latar Belakang: mahasiswa tingkat akhir merupakan mahasiswa yang sedang berada pada masa akhir studi dengan kewajiban membuat tugas akhir atau sering disebut skripsi. Tugas ini sebagai syarat untuk kelulusan yang membutuhkan ketepatan waktu. Dalam proses bimbingan dengan dosen pembimbing, dan banyaknya revisian yang dapat menimbulkan rasa cemas, stres bahkan takut terhadap mahasiswa itu sendiri jika tidak dapat menyelesaikan tugas akhir secara tepat waktu. Ketika menempuh semester akhir mahasiswa akan dihadapkan dengan berbagai kendala atau permasalahan. Permasalahan ini muncul dari permasalahan akademik maupun non-akademik. Masalah akademik muncul disebabkan ketidakmampuan mahasiwa dalam mencari topik penelitian, mencari referensi, bimbingan yang tidak berjalan baik karena kendala komunikasi dengan dosen pembimbing. Sedangkan non-akademik biasanya muncul permasalahan karena dari lingkungan atau diri sendiri yang selalu menunda-nunda dalam mengerjakan tugas akhir, kurangnya konsentrasi dan sulitnya mengatur waktu. Data WHO pada tahun 2020 diperoleh prevalensi stres lebih dari 350 juta penduduk dunia mengalami stres dan merupakan penyakit dengan peringkat ke-4 di dunia. Prevalensi mahasiswa tingkat akhir dalam menyusun skripsi di dunia yang mengalami stres sebesar 38% - 71%, sedangkan di Asia sebesar 39,6% - 61,3%. Hipnopressur merupakan metode kombinasi terapi hipnosis dan akupressur yang efektif dalam menangani keluhan kesehatan. Hipnopressur dilakukan dengan cara memberikan terapi hipnosis yang kemudian dilakukan penekanan titik akupressur pada responden untuk respon stres pada titik GV 20 (Baihui), PC 6 (Neiguan) dan titik HT 7 (Shenmen). Tujuan Penelitian: mengetahuai pengaruh hipnopresur terhadap respon stres pada mahasiswa tingkat akhir sebelum dan setelah dilakukan terapi hipnopresur. Pembahasan: karakteristik subjek penelitian berdasarkan jenis kelamin diperoleh 30 (69.8%) perempuan, 13 orang (30.2%) laki-laki. Distribusi frekuensi subjek penelitian berdasarkan skor stres sebelum dilakukan intervensi seluruh mahasiswa tingkat akhir mengalami stres, yaitu 43 orang (100%). Setelah dilakukan intervensi menunjukan penurunan respon stres, yaitu 38 (88.4%) subjek, sedangkan yang masih mengalami stres sejumlah 5 (11.6%) subjek. Hasil Penelitian: ada pengaruh hipnopresur terhadap respon stres pada mahasiswa tingkat akhir yang terlihat dari uji paired sampel t-test dengan tingkat signifikansi dalam menurunkan tingkat stres (p 0.000).